#Selamat Datang Di Web Resmi Kemenag Maros, Melayani Umat Lebih Dekat#Zona Integritas Bebas Korupsi, Tolak Pungli dan Gratifikasi

Kakan Kemenag Maros : "Kuota Haji Maros Kembali Normal, Petugas Harus Kebut"

"Atas hasil kerja keras Menteri Agama dengan pemerintah Arab Saudi, maka kuota haji indonesia kembali normal setelah beberapa tahun mengalami pemotongan 20%. Mulai tahun 2014, 2015 dan 2016 kuota jamaah haji maros hanya sekitar 248 jamaah. Maka tahun ini insya Allah akan kembali ke kuota normal yakni 310 jamaah. Ini sudah resmi karena sudah diumumkan juga oleh Pak Kakanwil. Oleh karena itu, petugas harus kebut, ibarat mobil kecepatan 90-100". Demikian ungkapan Kakan Kemenag Maros Drs.H. Syamsuddin, M.Ag saat menyampaikan amanat selaku pembina upacara dihadapan sekitar 200 pegawai, Selasa 17
Januari 2017. Lebih jauh Kakan Kemenag berharap agar tambahan kuota 10 ribu jamaah untuk indonesia bisa terealisir diluar dari kuota yang sudah normal. Kalau ini terwujud, Kemenag Maros bisa memberangkatkan sampai 350 jamaah.

Dalam kesempatan tersebut, Kakan Kemenag juga mengingatkan kepada seluruh pegawai terutama pelayanan di KUA dan madrasah agar tidak mengambil pungutan sehingga akan mencoreng citra Kementerian Agama. Pengesahan ijazah atau buku nikah tidak boleh lagi menarik pungutan, bahkan pihak madrasah harus membantu anak didik apakah untuk melanjutkan pendidikan atau mencari kerja. "Anak didi tidak lulus karena malas tidak apa-apa, siswa tidak lulus karena malas dan akhlak buruk boleh, tetapi jangan sampai ada anak yang tidak lulus hanya karena dia miskin. Itu tidak boleh terjadi", tambahnya. Selain itu, memasuki tahun 2017 ini kinerja pegawai harus terus mengalami peningkatan dengan menjadikan 5 nilai budaya kerja terwujud dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Di akhir amanatnya, Kakan Kemenag mengingatkan seluruh pegawai agar segera merampungkan SKP, jangan ditunda besok apa yang bisa diselesaikan hari ini.