Selamat Datang di Website Kemenag Maros, Zona Integritas Bebas Dari Korupsi dan Gratifikasi. Melayani Lebih Dekat

Antisipasi Isu Aktual di Maros, Instansi Ini Sepakat Aktifkan PAKEM

Pertemuan koordinasi antar pimpinan lembaga yang diinisiasi Kemenag Maros ini sebagai sikap antisipatif dalam menanggapi isu-isu aktual keagamaan yang berkembang di masyarakat. Pejabat yang hadir diantaranya Kakan Kemenag Maros, Wakapolres Maros, Kajari Maros, Pengadilan Negeri, Kodim 1422 Maros, Kesbangpol, Ketua MUI, Ketua FKUB dan jajaran Kemenag Maros yakni Kasubag TU, Penyelenggara Syariah serta Kepala KUA Mallawa dan penyuluh. Pertemuan pada Selasa (6/3) ini berlangsung di ruang kerja Kepala Kantor Kemenag Maros dan dipandu oleh Kasubag TU H.Muhammad Sunusi, S.Ag. Inisiasi koordinasi ini menurut Kakan Kemenag Maros Drs.H. Syamsuddin, M.Ag dilatar belakangi isu yang berkembang ditengah masyarakat, apalagi sekarang ini dekat musim pilkada. Perlu sikap antisipatif, jangan sampai Kemenag dikatakan diam dan tidur. Pertemuan ini diharapkan bisa merumuskan langkah-langkah antisipasi terhadap aliran dan ideologi yang menyimpang.

Pengawasan bermakna turun langsung memantau kegiatan di masyarakat dengan organ yang dimiliki sampai ke tingkat desa sebagaimana TNI dengan Babinsa dan Polri dengan Babin Kamtibmas. setiap laporan dari masyarakat pasti akan diproses oleh Babinsa, demikian penjelasan dari pihak Kodim 1422 Maros. Untuk penindakan, pihak Polres Maros menekankan bukti harus ada karena tidak mungkin menindak tanpa ada bukti pelanggaran. Batasan menyimpang dan melanggar telah diatur oleh Undang-Undang.

Dialog yang berlangsung menyepakati langkah perlunya memiliki legal standing untuk melakukan pengawasan terhadap aliran kepercayaan dan aliran keagamaan di masyarakat. Dan lembaga yang telah terbentuk secara nasional adalah PAKEM (Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat) dalam hal ini sebagai leading sektor adalah Kejaksaan Negeri dengan melibatkan instansi terkait diantaranya yang berada dibawah naungan Kemendagri, Kemenag, Kepolisian dan TNI. Pertemuan akhirnya menyepakati akan mengaktifkan PAKEM di Kabupaten Maros dengan Kejaksanaan Negeri sebagai leading sektor. Dalam waktu dekat, hasil pertemuan akan dilaporkan oleh Kepala Kantor Kemenag Maros kepada Bupati Maros