#Selamat Datang Di Web Resmi Kemenag Maros, Melayani Umat Lebih Dekat#Zona Integritas Bebas Korupsi, Tolak Pungli dan Gratifikasi

Bimas Islam Kemenag Maros `Gemar` Di Masjid Al Jihad Camba

Dalam upaya terus menggalakkan kegiatan shalat jamaah di masjid agar menjadi kebiasaan di tengah masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Maros, Kementerian Agama dalam hal ini Seksi Bimas Islam menggalakkan program Gerakan Magrib Mengaji dan Dzikir (Gemar). Kegiatan yang diisi dengan shalat berjamaah dan dzikir serta tausiyah digelar tiap bulan di Masjid Besar Kecamatan secara bergiliran. Selama delapan bulan ini Bimas Islam sudah keliling kecamatan berinteraksi dengan masyarakat setempat dengan `Gemar`nya. Gerakan Magrib Mengaji dan Dzikir Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kab. Maros yang ke sembilan kali ini dilaksanakan di Masjid Besar Al Jihad Cempaniaga, Kecamatan Camba Kabupaten Maros, Kamis 12/04/18. Acara yang dimulai sejak pukul 16.00 wita ini dihadiri oleh Kakan Kemenag Maros ini mendapat perhatian dari pemerintah dan warga setempat dengan kehadiran unsur pemerintah mulai Camat Camba, Kapolsek, Babinsa, Babinkantibmas, Kasi Bimas Islam Kemenag dan Staf, Kepala KUA dan staf, Penyuluh dan penghulu Kemenag Maros, tokoh agama, tokoh masyarakat, ibu majelis ta`lim  dan jamaah Masjid Al Jihad Cempaniaga. Acara ini juga dirangkaikan dengan Peringatan Isra Mi`raj Nabi Besar Muhammad SAW 1439 H dengan penceramah KH. Amrullah Amri.

Kepala Kementerian Agama Kab. Maros Drs.H. Syamsuddin, M.Ag mengapresiasi program Bimas Islam ini yang konsisten menggelar setiap bulan magrib mengaji ini. Kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan masjid dengan kegiatan shalat jamaah agar masyarakat rajin shalat di Masjid. Drs.H. Syamsuddin, M.Ag juga menyampaikan penghargaan atas kehadiran unsur pemerintah yakni Camat, Kapolsek dan tokoh agama, pengurus masjid dan masyarakat. Kegiatan ini bagian dari syiar dan proses edukasi di tengah masyarakat agar mereka dekat dengan agamanya sehingga nilai agama bisa menjadi benteng untuk menangkal hal-hal yang bisa merusak di masyarakat. Pada sesi ceramah, KH. Amrullah Amri menguraikan hikmah diperjalankannya Rasulullah Muhammad SAW oleh Allah SWT dari Masjidil Haram ke Masjid Al Aqsa selanjutnya naik ke Shidratil Muntaha untuk menerima ibadah shalat lima waktu.