Selamat Datang di Website Kemenag Maros, Zona Integritas Bebas Dari Korupsi dan Gratifikasi. Melayani Lebih Dekat

Pemberangkatan Jamaah Haji Maros Kloter 14, Kumpul di Al Markaz Maros Menuju Asrama Haji Sudiang


Calon Jamaah Haji Kabupaten Maros yang tergabung di kloter 14 sebanyak 118 orang akan diberangkatkan dari Maros menuju asrama haji Sudiang Makassar pada Rabu, 25 Juli 2018 pukul 20.00 wita. Jamaah rencananya akan dikumupulkan di Masjid Al Markas Al Islami Maros dan melaksanakan shalat jama` qashar taqdim magrid dan isya. Jika semua berjalan lancar, jamaah haji Maros akan diterima di Embarkasi Haji Sudiang Makassar paling lambat pukul 21.00 wita. Masih tersisa jeda waktu antara shalat dan keberangkatan dari Al Markaz Maros ke embarkasi sekitar 1,5 jam. Jeda waktu ini akan dimanfaatkan oleh panitia seefesien mungkin untuk memberikan arahan sekaligus pembagian beberapa perlengkapan kepada jamaah.

Inilah secara umum hasil rapat  persiapan pemberangkatan jamaah calon haji Kabupaten Maros yang digelar diruang kerja Kakan Kemenag Maros (Kamis, 10/07) pukul 09.00 wita. Rapat yang dipimpin Kakan Kemenag Maros Drs.H. Syanmsuddin, M.Ag dihadiri oleh Kasubag TU, Kasi PHU dan jajarannya, Satpol PP, Kabag Sosial Keagamaan, Dinas Kesehatan, Ketua MUI Kab. Maros, Polres Maros, dan Ketua Harian Masjid Al Markaz Maros dan Dinas Perhubungan. Dalam rapat yang berlangsung hingga menjelang shalat dhuhur ini beberapa poin menjadi perhatian panitia dalam rangka pelayanan yang terbaik untuk calon jamaah haji.

Beberapa poin yang dibahas diantaranya tentang areal parkir mengingat tradisi pengantar jamaah maros yang setiap tahun membludak. Disisi lain Masjid Al Markaz ini berada tepat di jalan poros akses ke Makassar sehingga perlu diantisipasi agar tidak menyebabkan kemacetan. Pembagian perlengkapan jamaah seperti syal tanda pengenal, teknis pembagian konsumsi, gelang resiko tinggi dari Dinas Kesehatan, kream pelembab, kanebo dll. Juga tidak luput dari perhatian adalah masalah keamanan jamaah dan pengantar. Beberapa saran dari satpol PP dan Kepolisian untuk mengantisipasi copet dengan berbagai macam modus diantarany perempuan, pakai kerudung dan membawa anak. Ini juga telah teridentifikasi pihak kepolisian dan mensinyalir pelaku adalah kiriman dari kota Makassar. Diakhir rapat, panitia berkomitmen untuk memberikan pelayanan secara maksimal kepada jamaah sesuai dengan tugas masing-masing instansi.