#Selamat Datang Di Web Resmi Kemenag Maros, Melayani Umat Lebih Dekat#Zona Integritas Bebas Korupsi, Tolak Pungli dan Gratifikasi

Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia Kab. Maros

Pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Maros berlangsung di Aula Masjid Al Markaz Maros, Rabu, 8 Januari 2014 pukul 09.00 wita. Pengukuhan ini dihadiri oleh Bupati Maros Hatta Rahman, Kepala Kemenag Kab. Maros Drs. Syamsuddin, M.Ag dan Ketua MUI Sulsel, AGH Sanusi Baco, Lc, serta para undangan dari berbagai organisasi Islam.

Drs. Syamsul Khalik ditetapkan sebagai Ketua MUI Kab. Maros menggantikan Almarhum Dr. Sanusi Mahmud. Pengurus MUI Kab. Maros baru ini dikukuhkan langsung oleh Ketua MUI Sulse AGH. Sanusi Baco. Kegiatan pengukuhan ini juga dirangkaian dengan Rakerda III dan Seminar, yang mengangkat tema : "Indahnya Hidup Dengan Produk Halal Dan Bahaya Produk Haram"

Dalam sambutannya, Bupati Maros Hatta Rahman menyampaikan kemajuan pengelolaan anggaran pendapatan Kab. Maros. Menurut Hatta, PAD Maros tidak mengalami peningkatan, namun karena pengelolaannya mengalami perbaikan maka saat ini Kab. Maros tidak lagi memiliki utang. Karena itu menurut Hatta, Kab. Maros mendapat penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri dan termasuk Kabupaten terbaik di Indonesia dalam pengelolaan anggaran.

Kepala Kemenag Kab. Maros Drs. Syamsuddin, M.Ag dalam sambutannya menekankan pentingnya umat Islam memperhatikan kehalalan bahan makanan yang dikonsumsinya. Syamsuddin menyoroti aktivitas penyembelihan ayam potong di pasar. Pembeli harus memastikan bahwa ayam tersebut memang disembelih dengan cara Islami, jangan sampai tergolong bangkai karena tidak disembelih dengan cara Islam. Sementara itu, Ketua MUI Sulsel, AGH. Sanusi Baco memberi pesan kepada seluruh hadirin terutama kepada pengurus MUI yang baru bahwa seorang pemimpin atau figur harus menguasai apa yang menjadi tugasnya dan mampu berbicara kepada yang dipimpinnya.